Posted on

Relasi Penghuni Surga : Cinta

– tergelitik oleh pertanyaan yang muncul secara spontan suatu ketika melamun..
– sebenarnya apa yang mendasari manusia itu berinteraksi satu sama lain? bukan latar belakang, bukan juga tujuan, tapi dasarnya..
– saya berpikiran, ada ‘sesuatu’ yang menghubungkan antar manusia itu.. dan ‘sesuatu’ itulah yang menentukan seberapa kuat..
– itulah yang selanjutnya saya pikir sebagai sebuah ‘relasi’.. penghubung antar manusia..
– relasi itu yang menjadikan manusia berinteraksi, entah dalam pemenuhan kebutuhan atau bahkan interaksi buruk..
– sebut saja ‘musuh’.. relasi yang ada saja di dalam kehidupan manusia ini.. bahkan hanya karena relasi itu, orang tidak memandang holistik..
– meskipun pemikiran musuhnya benar, tetapi karena memang relasi ‘musuh’ itu sudah tertanam, pemikiran benar itu jadi tidak berarti..
– sungguh relasi ‘musuh’ itu tidak dapat saya mengerti. bukan karena saya tidak punya musuh, tetapi saya tidak mengerti bagaimana itu bisa ada..
– karena jelas bagi saya, musuh sejati ialah setan..
– tetapi kenapa bisa, relasi yang seharusnya ada untuk setan, justru ada untuk sesama manusia..
– orang bilang, karena mereka menghancurkan agama kita, menghancurkan negara kita.. mereka penjajah, dan itu jelas musuh..
– wah, perlu digarisbawahi nih.. sebenarnya yang membuat mereka seperti itu apa?..
– tentunya cara berpikir mereka salah, keyakinan mereka salah, dan cara mereka salah..
– sehingga, yang harusnya menjadi musuh adalah cara berpikir mereka, pandangan mereka, dan keyakinan mereka.. bukan orangnya..
– tetapi sekarang, yang ada adalah bahwa musuh itu adalah orangnya.. sehingga harus dimusnahkan dengan pembunuhan…
– sungguh pemikiran yang pendek.. karena, pemusnahan manusia tidak akan menghilangkan masalah.. musnahkanlah pemikiran salah..
– misalnya penjajahan… bukan penjajahnya yang harus dimusnahkan, tetapi apa yang membuat mereka itu menjajah.. itulah yang harus dimusnahkan..
– tapi kembali lagi, relasi itulah yang memegang peranan… yang melatar belakangi penyiksaan, penganiayaan, dan konflik..
– relasi… menarik sekali dibicarakan.. tak berwujud, tapi menjadi kunci..
– lalu, relasi apa yang membuat orang begitu rela berkorban? hasrat membantu, jiwa iba, dan menghidang?
– apa yang menjadi komponen dibalik relasi yang begitu luar biasa itu?
– apa pula yang menjadi relasi antara rasul dan sahabatnya? apakah sekedar sahabat?
– itu semua tidak hanya dibangun oleh rasa saling percaya.. lebih dari itu, mereka saling mencintai..
– itulah mengapa mereka punya pandangan, visi, dan tujuan hidup yang sama.. dan itulah sebenar-benarnya jama’ah.. luar biasa.. cinta..
– relasi tiada tara antar manusia yang abadi, tidak terputus, tidak subjektif, saling memahami, saling memberi, memuji, relasi penghuni surga..
– lebih dari keluarga, mereka menganggap manusia lain sebagai tubuh mereka sendiri.. oh, cinta.. dasar relasi paling hakiki..
– sangat berbeda dengan ‘musuh’, relasi ini bahkan tak bisa diungkapkan dengan kata-kata.. andai saja semua manusia seperti itu..
– maka, marilah kita bangun relasi itu.. menjadi manusia madani, turunan kehidupan surga yang abadi.. dan ini bukan mimpi.. yakin kita bisa..
– karena tidak mungkin Sang Pencipta tidak menciptakan formula kehidupan seperti itu… cukuplah cinta yang menjadi dasar relasi antar kita..
– bayangkan saja, jika semua manusia saling mencintai.. saya akan sangat bersyukur dilahirkan menjadi manusia.. indah.. sungguh indah..

Advertisements

About adecandrahs

sangat suka one piece dan musik rock, khususnya angkatan 70an. termasuk salah satu yang percaya bahwa kebaikan itu momentum, sedangkan kebenaran itu tetap

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s