Posted on

Pandai Berbicara = Satu Aspek Kecerdasan

– tersentil kembali masalah pandangan intelek yang didasar pada kemampuan verbal. bahwa kecerdasan itu ada banyak hal, termasuk verbal..
– tetapi memandang kecerdasan hanya pada aspek verbal, berarti memahami pada aspek itu saja. sementara aspek kecerdasan itu berbagai hal..
– sehingga, ketika memandang kecerdasan orang, maka perlu juga memperhatikan aspek-aspek lain..
– bisa jadi orang cerdas akademis dalam artian eksakta, belum tentu kemampuan verbalnya bagus.. vise versa..
– sedangkan kita tahu, verbal adalah kemampuan yang berkembang. artinya, bergantung pada pengalaman dan kemauan..
– semakin banyak orang membaca atau berdiskusi, maka verbalnya semakin bagus.. selain itu, verbal bisa dilatih..
– bukan salah, ketika menganggap orang pandai bicara adalah orang cerdas.. tapi sekali lagi, cerdas pada satu aspek..
– krn org pandai bicara adl bergantung pada kebiasaan dan lingkungan.ibaratnya, kita sebut orang inggris itu pinter krn lancar bhs inggrisnya
– memang, aspek verbal itu berguna dalam hal memperindah.. atau justru membingungkan..
– karena memang sebenarnya esensi dari bahasa adalah alat pemahaman.. komunikasi..
– maka ketika nilai dari apa yang disampaikan itu mampu ditangkap oleh kita, maka bahasa itu efektif..
– tetapi ketika sang pengucap menggunakan diksi yang tak umum, cenderung kita tidak memahami substansi kalimatnya.. lalu, kita sebut ia keren
– padahal jelas sekali, apa yang terkandung dalam pesannya tidak dapat kita tangkap.. tetapi itulah yang selama ini terjadi..
– yaitu bahwa kebanyakan orang memandang pembicaraan dari diksi / pilihan katanya, bukan substansinya..
– sehingga orang yg menggunakan kata asing atau tak umum, orang itu dianggap keren.. dan pembicaraannya berbobot.. padahal, belum tentu..
– padahal sebetulnya, keindahan bahasa itu bukan saja terletak dari pilihan kata, tapi juga tata letaknya.. strukturnya..
– tak perlu memahami banyak arti kata yang tak umum untuk menciptakan kalimat yang indah.. cukup mampu mengatur tata letak kata..
– maka oleh karena berbagai hal tersebut, kemampuan verbal seseorang tidak melulu menjadi satu2nya indikasi kecerdasan seseorang..
– benar, bahwa orang yang demikian itu cerdas, tetapi hanya pada satu aspek.. yaitu aspek verbal..
– meskipun memang penggunaan diksi yang tak umum itu bisa membuat lawan merasa kagum.. dan berguna dalam debat kusir..
– maka orang yang pandai bicara itu biasanya juga pandai dalam debat.. hehe. walaupun tidak semuanya
– jadi intinya, verbal merupakan salah satu aspek dari kecerdasan.. tapi kecerdasan bukan hanya pada verbal semata.. ada aspek lain..

Advertisements

About adecandrahs

sangat suka one piece dan musik rock, khususnya angkatan 70an. termasuk salah satu yang percaya bahwa kebaikan itu momentum, sedangkan kebenaran itu tetap

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s